Hari Ini: | بسم الله الرحمن الرحيم | Daftar Member | Login | Find us on:  

HUT RI ke 71

TIM OSN

Smansa Choir

banner4

olimpiade sains

banner6

banner7

banner8

banner9

banner10

banner11

banner12

banner13

banner14

banner15

banner16

banner17

banner18

dinas

smansa

unbk

Learning

Praktikum

cbt

OSN 2015

M/27 Zulqaidah 1438 H

Selamat Datang di Website Resmi SMAN 1 BALIKPAPAN - Menghasilkan Insan Religius, Berkarakter, Berprestasi, Berwawasan Global dan Berbudaya Lingkungan

Artikel

Inilah Arti Imsak Sebenarnya



Tanggal : 05-06-2016 15:56, dibaca 287 kali.

Sebentar lagi umat muslim akan memasuki bulan suci Ramadhan, dimana kita akan diwajibkan untuk berpuasa ataumenahan diri dari makan dan minum mulai dari terbit fajar hingga tenggelamnya matahari. Seperti dalam firman Allah QS Al Baqarah: 187 yang artinya ".... dan makan dan minumlah hingga terang bagimu benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam...".

Saat makan sahur, umat muslim selalu memperhatikan waktu imsak. Dimana saat waktu imsak itu tiba, artinya bahwa waktu sahur telah usai. Dan semua umat muslim dilarang untuk makan dan minum. 

Selama ini kita selalu dipusingkan, kapan waktu kita benar-benar memasuki puasa, karena dalam kalender puasa, jadwal imsakiyah tertulis 10 menit sebelum waktu subuh. Padahal kita tahu arti dari imsak adalah waktu dilarangnya makan dan minum. Lalu, bagaimana kita menyikapinya?

Pada saat imsak sudah tidak boleh makan. Imsak merupakan nama lain dari puasa. Shaum dan syiam mempunyai makna yang sama dengan imsak. Jadi imsak sama dengan puasa, yang artinya menahan makan dan minum. Lalu dimana letak kesalahannya? Letak kesalahannya adalah jadwal imsak seharusnya waktunya sama dengan adzan subuh. Jika adzan subuh terjadwal pada pukul 04.30 WIB maka waktu imsak seharusnya juga 04.30 WIB.

Dalam hadits disebutkan, bahwa pada  masa Rasulullah Saw, tidak pernah diperintahkan untuk  imsak kecuali kalau adzan subuh sudah dikumandangkan. Seperti diketahui, bahwa adzan subuh pada zaman Rasul dikumandangkan 2 kali, menjelang subuh dan saat masuknya subuh. Adzan pertama dikumandangkan oleh  Bilal bin Rabah untuk membangunkan dan mengingatkan orang-orang, sedangkan adzan kedua dikumandangkan oleh Ibnu Ummi Maktum. Dalam hadits diriwayatkan:

عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ كَانَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُؤَذِّنَانِ بِلَالٌ وَابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ الْأَعْمَى فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ بِلَالًا يُؤَذِّنُ بِلَيْلٍ فَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يُؤَذِّنَ ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ قَالَ وَلَمْ يَكُنْ بَيْنَهُمَا إِلَّا أَنْ يَنْزِلَ هَذَا وَيَرْقَى هَذَا

Artinya:
“Dari Ibnu Umar r.a berkata: Rasulullah SAW memiliki 2 orang muadzin, yaitu Bilal dan Ibnu Ummi Maktum yang buta. Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Bilal adzan pada waktu malam, maka makan dan minumlah sampai Ibnu Ummi Maktum adzan. (Ibnu Umar r.a berkata) : Tidaklah di antara keduanya kecuali yang ini turun sedangkan yang satunya naik (jarak dua azan itu sebentar saja)“. (H.R Muslim)

Memang jadwal imsakiyah dibuat selama ini untuk alasan kehati-hatian. Agar tahu batas kapan waktu kita masih bisa makan minum dan kapan kita harus berhenti. Sehingga  sebelum waktu subuh ada istilah tanbihun yang artinya peringatan/mengingat. Tanbihun ini dimulai ketika terdengar adzan yang pertama kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Alquran. 

Seperti dalam hadits diatas, di zaman Rasulullah ada dua kali adzan, yang pertama Bilal bin Rabah  diminta adzan, kemudian Abdullah bin mas'ud diminta untuk membaca Alquran sebanyak 50 ayat. Selesai Abdullah bin Mas'ud membaca ayat suci Alquran, kemudian Ibnu Umi Maktum adzan sebagai tanda waktu sudah memasuki subuh atau imsak. Jadi selama masih dibacakan ayat suci Alquran itulah orang-orang masih diperbolehkan untuk makan dan minum. Dan setelah terdengar waktu adzan untuk menjalankan shalat subuh itulah sudah tidak diperbolehkan untuk makan dan minum dan sebagai tanda waktu puasa telah dimulai.

 



Pengirim : Gusnafik



Kembali ke Atas


Artikel Lainnya :

Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                    



Komentar :

Pengirim : Nabila -  [nabila@gmail.com]  Tanggal : 04/08/2016
Artikel yang menginspirasi


   Kembali ke Atas

 
 
SMA NEGERI 1 BALIPAPAN

Terima kasih telah menjadikan website ini sebagai alternatif untuk menjalin Ukhuwah dan meng-upgrade pengetahuan.

Mudah-mudahan dengan berbagi kita bisa menambah pengetahuan untuk mencerdaskan anak bangsa.

Salam..Nafik Doni Agustan, ST

KlikUntuk KembaliKe atas